Memanfaatkan FB Untuk Mempromosikan Produk


Facebook merupakan supel media yang sampai sekarang tercatat sebagai sosial media dengan pengguna terbanyak pada dunia. http://siapbisnis.net/cara-promosi-online-yang-ampuh-via-facebook/ Facebook juga menjadi salah satu pasar bisnis online yang luar biasa amat besar. Facebook meski lagi sekadar tempat chating atau merasuk ria, Facebook telah sebagai tempat para internet marketer menjual produk-produk tersebut.

Namun tahukah Anda bahwa ternyata masih sering ditemukan orang-orang yang masih belum tahu gimana memasarkan rakitan di Facebook secara tepat dan jitu. Masih tidak sedikit pemasar rakitan di dunia maya yang berpromosi dengan ide-ide spamming. Rupa pemasaran dengan cara spamming (menimbulkan spam) di Facebook:

Mengupload foto produk jualan lalu men-tag teman-teman Facebook secara gegabah.
Masuk di sebuah persekutuan, lalu pada grup ini tanpa tedeng aling-aling tepat menggelar tempat alias jualan.
Memasarkan produksi dengan melakukan inbox ke teman-teman Facebooknya dengan jalan yang tidak wajar.
dan besar lagi.
Tidak hasil yang baik mereka dapat malahan reputasi negatif dicapkan orang kepada tersebut.

Oleh karena itu di artikel berikut kita sama-sama akan mempercakapkan tentang cara promosi yang benar & efektif di Facebook. Diharapkan bagi sohib-sohib yang trendi pertama kali belajar Facebook marketing bisa bertambah paham & mengerti mengenai bagaimana strategi penjualan dan pemasaran yang efektif di Facebook.

Potensial artikel tersebut menginspirasi serta menambah wawasan Anda.

Cara Berjualan yang Direkomendasikan pada Facebook Adalah Berjualan secara Soft Selling. Apakah Anda pernah mengikuti istilah “soft selling”? Soft selling berarti kegiatan menawarkan suatu produksi dengan cara lembut. Pada kita menjual suatu rakitan dengan cara soft selling kita tidak serta merta refleks memaksa orang membeli komoditas kita.

Renungkan seorang penjual produk keuangan. Jika si penjual komoditas keuangan ini menempuh jalan setapak soft selling maka ia tidak akan saksama memaksa kliennya untuk membeli produk yang ia tawarkan. Melainkan terlebih dahulu ia akan melaksanakan edukasi tentang klien-kliennya.

Sehabis klien-kliennya terdukasi dengan bagus tentang uang, barulah ia menawarkan produknya. Nah sebagaimana itulah pengertian soft selling. Kita bukan langsung memaksa orang membeli produk kalian.

Inilah restan apabila aku melakukan penjualan dengan jalan soft selling.

Calon pemesan tidak akan merasakan terganggu secara upaya selling kita. Berbeda halnya bahwa kita tanpa tedeng aling-aling langsung jualan, “ehh belanja dong rakitan gw,.. belanja cepetan“. Si calon klien pasti mau terganggu. Lamun ia terhambat tentu saja ia akan samar-samar dan sekaligus kapok, bukan tertarik lagi kalau aku menawarkan komoditas ke mereka.
Reputasi kalian akan biasa lebih absolut. Ini tercipta karena sebelum menjual unik produk kita melakukan rancangan edukasi terlebih dahulu terhadap calon pemesan. Ketika kita mengedukasi kandidat pembeli oleh karena itu mereka mau memetik manfaat. Ketika kalian bisa melepaskan manfaat biasanya kita serupa penjual akan lebih diminati.

Advertisements